Bedah Buku Berjudul Zending di Tanah Batak

Selasa, 11
November 2025
Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Pematangsiantar melaksanakan bedah
buku yang berjudul “Zending di Tanah Batak”, Studi tentang Konversi di Kalangan
Masyarakat Simalungun 1903–1942. Penulis Buku Prof. Dr. Hisarma Saragih, M.Hum
Penyelenggara: Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Pematangsiantar
Pembedah/Moderator: Jalatua H Hasugian, S.Pd, M.A,
Peserta: Perwakilan Mahasiswa 9 PTS di Kota Pematangsiantar
Pembukaan:
• Diawali dengan Menyanyikan Lagi Kebangsaan Indonesia Raya,
dilanjutkan dengan lagu Mars Perpustakaan.
• Laporan Panitia, disampaikan oleh Kepala Bidang Pengembangan
Kepustakaan dan Kegemaran Membaca, Bapak Berlin Sijabat, SE, M.Si (laporan
tersendiri).
• Sambutan Kepala Dinas Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota
Pematangsiantar, Bapak Hamzah Fhansuri Damanik, SSTP.,M.Si. (sambutan
tersendiri)

Dalam acara bedah buku ini penulis analisis pokok utama setiap bab
buku zending di tanah batak.
Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Audio Visual Disarpus dan diikuti
oleh perwakilan Mahasiswa dari seluruh Universitas di Kota Pematangsiantar.
Buku ini membahas tentang zending di tanah Batak, secara khusus
membicarakan peralihan agama yang dikenal dengan istilah Konversi di kalangan
masyarakat Simalungun pada periode 1903-1942.
Buku ini barulah merupakan studi awal untuk memahami proses sejarah peralihan
agama di kalangan orang Simalungun. Dasar pemikiran penulisan dan penerbitan
buku ini adalah kenyataan yang menunjukkan bahwa zending Rheinische Mission
Gesellschaft (RMG) dari negara Jerman (Eropa) telah membawa pengaruh dan
perubahan yang luar biasa terhadap kehidupan masyarakat Simalungun. RMG bukan
hanya berhasil membawa agama Kristen Protestan tetapi dari kalangan orang
Simalungun juga melihat adanya sesuatu yang baru yang mereka peroleh dan
membuka mata hati mereka untuk rela melakukan konversi dari agama Suku menjadi
pemeluk agama Protestan.

Selain itu zending telah membawa gereja, sekolah, rumah sakit,
pertanian modern, yang merupakan medium menghantarkan agama di tengah orang
Simalungun. Berbagai metode yang dilakukan oleh para zendeling dalam
melaksanakan karyanya sehingga telah menyebabkan begitu luasnya perubahan yang
terjadi pada masyarakat Simalungun pada periode tersebut.
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!